Pengelola Investasi
Menempatkan dan mengelola dana wakaf pada instrumen dan usaha produktif yang sesuai prinsip syariah, dengan pertimbangan risiko dan likuiditas.
PT Wakaf Pro Corpora berdiri untuk satu pekerjaan spesifik: memastikan dana dan aset wakaf tidak berhenti sebagai catatan neraca, tapi bekerja sebagai usaha yang tumbuh dan menghidupi.
Aset wakaf · 4:5
Vertical documentary photograph of productive agricultural land in the West Java highlands: cultivated terraces, a simple timber storage building, distant mountain ridge under soft morning haze. Rich deep greens with warm earth tones. Sense of land being worked, not idle. Photorealistic, no people, no text, no watermark. 4:5.
Di Indonesia, potensi wakaf sangat besar — tetapi sebagian besar aset wakaf berhenti pada fungsi statis: dijaga, dirawat, tidak dikembangkan. Nilainya bertahan, namun manfaatnya tidak bertambah.
Sinergi Foundation melihat celah itu dan memisahkan dua pekerjaan yang selama ini bercampur. Yayasan tetap memegang peran sebagai Nazhir: menghimpun, mengelola, dan menyalurkan. Sementara pengembangan aset menjadi usaha membutuhkan disiplin bisnis, struktur korporasi, dan akuntabilitas keuangan yang berbeda.
Dari pemisahan itulah PT Wakaf Pro Corpora dibentuk pada 2023 — sebagai entitas bisnis yang bertugas menggerakkan, bukan sekadar menjaga.
WPC berdiri di antara lembaga wakaf dan pasar. Ke atas, kami bertanggung jawab pada Nazhir dan wakif. Ke bawah, kami menjalankan usaha seperti perusahaan pada umumnya — dengan target, risiko, dan laporan.
Menempatkan dan mengelola dana wakaf pada instrumen dan usaha produktif yang sesuai prinsip syariah, dengan pertimbangan risiko dan likuiditas.
Memiliki dan menjalankan langsung unit-unit usaha di enam sektor — dari kuliner dan pariwisata hingga distribusi dan multimedia.
Membuka pintu bagi investor, mitra usaha, kampus, dan pemerintah daerah untuk masuk ke dalam ekosistem wakaf produktif.
Perjalanan WPC bertahap dan berurutan — setiap tahap menambah satu kemampuan baru yang tidak dimiliki tahap sebelumnya.
Fokus awal pada pengelolaan dana wakaf sebagai modal investasi. Pekerjaan utamanya adalah menempatkan dana secara aman dan produktif, belum menjalankan usaha sendiri.
Kapasitas naik dari penempatan dana menjadi pengelolaan portofolio: menilai peluang, mengatur alokasi, dan mengukur kinerja penempatan secara sistematis.
Pembentukan entitas holding di bawah Sinergi Foundation, memisahkan fungsi pengembangan bisnis dari fungsi kenazhiran, dengan struktur korporasi dan tata kelola tersendiri.
WPC mulai memiliki dan mengoperasikan unit usahanya sendiri di enam sektor, termasuk pengembangan kawasan Land of Waqf Teras Lembang seluas ±4,5 hektare.
Arah berikutnya bukan menambah jumlah unit usaha, melainkan membangun ekosistem: talenta, riset, kemitraan, dan permodalan yang saling menghidupi di dalam satu sistem.
Full-bleed · 21:9
99% kepemilikan direpresentasikan oleh Sinergi Foundation sebagai Nazhir.
Ultra-wide cinematic photograph of a community gathering at an open-air pavilion in rural West Java: rows of people seated on mats under a timber roof, warm afternoon light filtering through, lush green landscape beyond the open sides. Sense of collective ownership and shared purpose. Photorealistic documentary style, faces not identifiable, no text, no banners with lettering. 21:9 ultra-wide.
— dan menjadi bagian dari kemajuan peradaban ekonomi umat.
Nilai-nilai ini bukan slogan dinding — masing-masing punya konsekuensi operasional yang bisa ditagih.
Setiap rupiah yang kami kelola adalah titipan. Keputusan bisnis diuji dengan pertanyaan sederhana: apakah wakif akan setuju?
Aset yang diam adalah potensi yang hilang. Kami mengukur keberhasilan dari pertumbuhan, bukan sekadar keutuhan.
Tidak ada unit yang berdiri sendiri. Setiap usaha dirancang untuk menguatkan usaha lain di dalam ekosistem.
Keuntungan adalah alat, bukan tujuan. Ukuran akhirnya selalu manfaat yang sampai ke masyarakat.
* Rumusan values masih dalam proses penyelarasan internal.
Tim inti WPC menggabungkan pengalaman industri kreatif, filantropi Islam, dan pasar keuangan — tiga latar yang jarang bertemu dalam satu meja.
13 tahun berkarier di industri kreatif sebagai Creative Director, Producer, dan Director. Mentor startup di Kemenparekraf/BEKRAF, SBM ITB, dan Cimahi Technopark.
Professional corporate headshot of an Indonesian man in his late 30s, short neat hair, dark shirt without tie, calm confident expression, three-quarter angle. Softbox key light from camera left with gentle fill, seamless deep-green background. 85mm portrait lens, shallow depth of field, photorealistic, no text. 1:1 square.9 tahun di filantropi Islam (Al Azhar: GM Funding, Corporate Partnership, Executive Director), 3 tahun konsultasi psikologi, dan 6 tahun di industri keuangan — Manulife, Danareksa, Panin Sekuritas, Mega Capital Indonesia.
Professional corporate headshot of an Indonesian man in his early 40s wearing a light shirt and dark blazer, warm approachable expression, straight-on angle. Same soft studio lighting and seamless deep-green background as the rest of the leadership set. 85mm, photorealistic, no text. 1:1 square.Mengelola pelaporan keuangan, kontrol biaya, dan konsolidasi kinerja seluruh unit usaha dalam grup.
Professional corporate headshot of a young Indonesian professional in a neat shirt, neutral friendly expression, three-quarter angle. Same soft studio lighting and seamless deep-green background as the leadership set. 85mm, photorealistic, no text. 1:1 square.Entrepreneur dan investor dengan rekam jejak di Asia dan Timur Tengah, membangun berbagai bisnis yang berdampak positif bagi kemanusiaan.
Professional corporate headshot of a distinguished Indonesian man in his 50s wearing a dark suit, composed authoritative expression, three-quarter angle. Same soft studio key light and seamless deep-green background as the leadership set. 85mm, photorealistic, no text. 1:1 square.Founder Sinergi Foundation dan Dompet Dhuafa; memimpin Dompet Dhuafa Republika selama 10 tahun. Penerima Social Entrepreneur Award dari Ernst & Young.
Professional corporate headshot of a senior Indonesian man in his 60s with greying hair, wearing a batik shirt, warm dignified expression, three-quarter angle. Same soft studio lighting and seamless deep-green background as the leadership set. 85mm, photorealistic, no text. 1:1 square.Kami terbuka untuk diskusi dengan investor, mitra usaha, dan institusi yang ingin masuk ke ekosistem wakaf produktif.